Aku rindu nyawa yang bergetar di ruang dada yang paling dalam ketika tatap matamu menikam
Aku rindu letupan-letupan kecil pada bilik jantung, karna sapaanmu yang kerap membuat tersanjung
Aku rindu berbicara pada debaranmu yang jujur saat peluk Kita melebur
Aku rindu lingkar jemarimu yang hangat sewaktu jarak terkadang dirasa membuat penat
Aku rindu nafasku yang memburu tiap Kita mengikat janji akan bertemu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar